Jawaban Cepat: Cara Beli Motor Bekas Yang Aman?

Beli motor bekas apa yang harus di cek?

Bisa terlihat dari kondisi motor itu,” ujar Darwin saat dihubungi Kompas.com, beberapa waktu lalu.

  1. Lakukan Riset Kendaraan yang Akan Dibeli.
  2. Cek Kelengkapan Dokumen Kendaraan.
  3. Cek Nomor Rangka dan Nomor Mesin.
  4. Cek Kondisi Mesin.
  5. Cek Suara Mesin.
  6. Cek Kondisi Fisik Motor.
  7. Jangan Terkecoh dengan Kilometer Rendah.

Bagaimana cara membeli motor bekas agar tidak tertipu?

Jangan Ketipu Akal-akalan Montir, Ini Tips Beli Motor Bekas

  1. Lakukan riset sebelum membeli kendaraan.
  2. Cek kelengkapan surat kendaraan.
  3. Cek nomor rangka dan nomor mesin.
  4. Cek kondisi mesin.
  5. Cek suara mesin.
  6. Cek kondisi list dan cat bodi motor.
  7. Jangan terkecoh kilometer rendah.

Apa yang perlu diperhatikan ketika membeli motor?

Berikut penjelasannya:

  1. Pilih Tipe Motor yang Akan Dibeli.
  2. Memilih Penjual yang Benar.
  3. Ketahui Harga Pasaran Motor.
  4. Periksa Secara Teliti Kelengkapan Surat Kendaraan.
  5. Cek Nomor Rangka dan Nomor Mesin.
  6. Cek Keadaan Bodi Motor.
  7. Lakukan Pengecekan pada Oli.
  8. Cek Fungsi Speedometer/Panel Indikator.

Surat motor apa saja?

Berkas-berkas yang harus Anda siapkan adalah sebagai berikut:

  • STNK ( Surat Tanda Nomor Kendaraan) yang asli disertai fotokopiannya.
  • KTP (Kartu Tanda Penduduk) Anda sebagai pemilik yang baru.
  • BPKB (Bukti Kepemilikan Kendaraan Bermotor) yang asli disertai fotokopiannya.
  • Kwitansi ataupun tanda bukti jual beli motor.
You might be interested:  Sering ditanyakan: Bayar Pajak Motor Yang Telat?

Apa saja yang harus dicek saat beli motor baru?

Saat motor datang, hal pertama yang dilakukan adalah memastikan semua dokumen dan kondisi motor dalam keadaan baik dan lengkap. Cocokkan dokumen tersebut dengan data diri pembeli. Selain itu, cocokkan juga dokumen motor dengan unitnya, cek warna motor, nomor rangka, dan nomor mesin. Cek kondisi fisik motor.

Berapa harga bekas honda scoopy?

Harga Motor Bekas Honda Scoopy Semua Generasi, Mulai Rp 7 Jutaan.

Apa yang harus dilakukan ketika membeli motor bekas?

Tips Otomotif: Simak 10 Cara Ini Sebelum Membeli Motor Bekas

  1. Tentukan Motor Apa yang Ingin Dibeli.
  2. Kenali Harga Pasaran Motor Saat Ini.
  3. Jangan Terrburu-buru Membayar.
  4. Memilih Penjual Motor yang Jujur.
  5. Tak Lupa Memeriksa Surat Kendaraan.
  6. Mencocokan Nomor Rangka dan Mesin.
  7. Mengecek Keadaan Bodi Motor.
  8. Mengecek Kondisi Oli.

Apakah kilometer Motor berpengaruh?

Yosia Hermanto, dari diler motor bekas Talenta Motor di Jakarta Barat, menambahkan, selain harga, besaran kilometer juga akan berpengaruh terhadap mesin. Logikanya, semakin kecil angka kilometer semakin baik mesin. Sebaliknya, makin besar kilometernya, maka mesin rawan keausan.

Gimana cara balik nama motor?

Berikut cara balik nama motor untuk STNK:

  1. Datang ke kantor Samsat sesuai dengan wilayah tempat tinggal pemilik kendaraan bermotor.
  2. Cari loket mutasi.
  3. Selanjutnya kendaraan Anda akan melalui proses cek fisik.
  4. Serahkan hasil cek fisik tadi dengan dokumen yang telah dipersiapkan kepada petugas di loket.

Apa saja syarat balik nama motor?

Berikut ini persyaratan balik nama kendaraan:

  • KTP asli dan fotocopy pemilik baru.
  • BPKB asli dan fotocopy.
  • STNK asli dan fotocopy.
  • Bukti jual kendaraan, bisa berupa kuitansi pembayaran.
  • Bukti cek fisik kendaraan.
You might be interested:  Kapan Harus Ganti Ban Motor?

Apa persyaratan Ganti Plat Motor?

Syarat untuk Ganti Plat Motor Membawa STNK asli + fotokopi 1 lembar. Membawa BPKB asli + fotokopi 1 lembar. Membawa KTP/SIM/Paspor asli + fotokopi 1 lembar.

Bisakah bayar pajak motor tanpa KTP pemilik?

Proses bayar pajak motor bisa tanpa KTP asli, lho. Pembayarannya cuma butuh data NIK dan alamat KTP aja. Tapi sayangnya belum semua provinsi menerapkan pembayaran pajak lewat jaringan minimarket. Provinsi Banten dan Jawa Timur sudah melaksanakan proses pembayaran pajak lewat jaringan retail Indomaret dan Alfamart.

Berapa tarif Pajak Kendaraan Bermotor?

Begini, untuk tarif Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) kepemilikian oleh orang pribadi atas kepemilikan kendaraan bermotor pertama yaitu sebesar 2%, maka untuk: Kepemilikan kendaraan bermotor kedua, sebesar 2,5% Kepemilikan kendaraan bermotor ketiga, sebesar 3% Kepemilikan kendaraan bermotor keempat, sebesar 3,5%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *